Minggu, 14 November 2010

SEJARAH INTERNET

Bagaimana sebenarnya sejarah internet dunia dimulai? Interconnected networking atau internet pada mulanya hanya merupakan rangkaian sempit komponen-komponen komputer yang terhubung menggunakan kabel-kabel dalam satu ruangan, tidak lebih.
Hal ini berawal dari satu keinginan dari beberapa orang untuk mengkomunikasikan antara komputer yang satu dengan komputer yang lainnya. Tujuannya tentu saja agar bisa terhubung untuk memudahkan mereka dalam berkomunikasi dan dalam mengolah data secara tim.
Kisah ini dimulai pada 1969 di Departemen Pertahanan Amerika Serikat, yaitu bagian Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA). Mereka menyepakati hendak melakukan penelitian tentang bagaimana cara menghubungkan beberapa komputer sehingga bisa membentuk sebuah jaringan organik.
Hal ini tak lain karena keinginan mereka agar mudah dalam menyelesaikan pekerjaan, terutama dalam berkomunikasi, berbagi data dan mengolah data secara tim. Program penelitian tersebut kemudian dikenal dengan nama ARPANET (Advanced Research Project Agency Network).
Bergelut dalam penelitian selama satu tahun, akhinya pada 1970 tim DARPA menemui hasilnya. Mereka telah sukses menghubungkan lebih dari 10 komputer antara satu dengan yang lainnya. Sehingga mereka sudah bisa dengan mudah saling berkomunikasi dan berbagi informasi data dalam sebuah jaringan walau masih dalam lingkup yang sangat terbatas.
Pada 1972 jaringan sudah mulai diperluas ke wilayah-wilayah Amerika. Sementara proyek program email yang dipesan oleh ARPANET ke Roy Tomlinson pun berhasil disempurnakan, dan uniknya program ini bisa langsung menjadi populer di Amerika pada masa itu.
Masih di tahun yang sama, ARPANET akhirnya mulai membuka jaringan ke luar Amerika Serikat. Yaitu Inggris menjadi sasaran utamanya. Di sana dibangun Computer University College yang terletak di London.
Ini merupakan jaringan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang tercatat sebagai jaringan ARPANET. Hingga pada 1976, Ratu Inggris berhasil memanfaatkan program email tersebut sebagai alat komunikasi pesan kepada sahabat dan kolega-koleganya.
Seiring berjalannya waktu, setahun kemudian tercatat 100 lebih komputer sudah tergabung di ARPANET yang membentuk sebuah jaringan. Hingga mulailah bermunculan produk-produk lain seperti pada 1979, Tom Truscott dan teman-temannya berhasil menemukan newsgroups pertama yang mereka namai USENET. Lalu, pada 1981 France Telecom meluncurkan televisi berbasis internet pertama, yang memungkinkan orang bisa saling berhubungan sambil melihat video.
Masuk ke Dunia Maya
Seperti tak mau kalah, Vinton Cerf dan Bob Kahn, dua orang ahli komputer ternama ini juga membuat sebuah gagasan yang lebih besar dari apa yang ditawarkan oleh ARPANET. Dan konon inilah yang menjadi cikal bakal pemikiran internet yang saat ini telah mengubah bentuknya menjadi dunia baru bagi peradaban manusia yang diberi nama dunia maya.
Tim Berners Lee malah lebih mengejutkan –setelah disepakati sebuah protokol resmi Transmission Control Protocol dan Internet Protokol atau IP serta penyeragaman alamat di jaringan komputer DNS atau Domain Name System– pada 1990 ia berhasil menciptakan program browser yang bisa menjelajah dan mengunjungi satu komputer dengan komputer yang lainnya dalam satu jaringan.
Program inilah yang kita kenal dengan sebutan www, atau World Wide Web yang seringkali kita gunakan ketika berinternet. Di sinilah dunia maya baru dimulai.
Puncaknya sampailah pada 1994, jaringan komputer sudah saling tersambung menempati angka sejuta komputer, dan situs web telah tumbuh menjadi 3000 lebih alamat.
Pada tahun itu pula muncul istilah surfing the internet dan virtual-shopping. Munculnya dua jenis form ini menambah warna baru bagi dunia internet.
Hingga pada akhinya, seperti yang kita rasakan hari ini komputer akhirnya berubah menjadi layaknya sebuah dunia mini yang lengkap dengan segala fasilitias dan kebutuhan manusia, mulai dari hiburan, makanan, pakaian, keagamaan, sosial, politik, semuanya ada dan senantiasa terhidang.
Dengan adanya Internet jarak dan waktu menjadi begitu dekat dan singkat, bahkan batas Indonesia dan negara benua yang jaraknya ribuan kilomter seperti Belanda hanya seperti berseberangan jalan.
Sumber: www.AnneAhira.com

0 komentar:

Poskan Komentar